Selasa, 22 November 2011

Rabu, 23 November 2011 (ziarah batin 2011)

Rabu, 23 November 2011
Pekan Biasa XXXIV (H)
St. Klemens I, Paus; St. Kolumbanus; B. Mikhael Agustinus Pro
Bacaan I : Dan. 5:1–6,13–14,16–17,23–28
Mazmur : Dan. 3:62,63,64,65,66,67
Bacaan Injil : Luk. 21:12–19


”Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-pe­­nguasa oleh karena nama-Ku. Hal itu akan menjadi kesem­­patan bagimu untuk ber­saksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hati­mu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan mem­berikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”


Renungan

Penganiayaan dan penderitaan bisa menjadi kesempatan bagi orang beriman untuk bersaksi kalau orang bisa bertahan di dalamnya. Bertahan dalam penganiayaan dan penderitaan artinya orang tetap setia pada imannya dalam situasi apa pun. Orang macam ini justru bersyukur boleh menderita dan dianiaya oleh karena imannya.

Dalam sejarah Gereja, kita mengenal banyak orang melakukan ini. Mereka adalah para martir dan para kudus, yang bahkan mau mati demi imannya. Semoga kita pun mampu bersaksi di tengah-tengah masyarakat kita, bukan hanya dengan kata-kata saja, tetapi terlebih dalam kesetiaan dan kerelaan kita menanggung segala masalah dan penderitaan kita.

Doa
Tuhan, semoga aku mampu menjadi saksi-Mu dalam situasi apa pun. Amin.

sumber :ziarah batin 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar