Selasa, 07 Juni 2011

Rabu, 8 Juni 2011,Pekan Paskah VII(Ziarah Batin 2011)-Bacaan Injil : Yoh. 17:11b–19

Rabu, 8 Juni 2011
Pekan Paskah VII (P)
SP Maria, Takhta Kebijaksanaan; St. William; B. Maria Drozte-Fischering; B. Nikolaus Gesturis
Bacaan I: Kis. 20:28–38
Mazmur : 68:29–30,33–35a,35b–36c; R: 33a
Bacaan Injil : Yoh. 17:11b–19


”Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.”

Renungan

Pernahkah Anda tanpa sengaja memecahkan cermin? Kalau pernah, perhatikanlah di manakah wajah Anda berada, pada satu kepingan pecahan cermin, atau pada semua pecahan cermin? Pasti wajah Anda akan kelihatan di semua pecahan cermin. Demikianlah orang yang mau membagikan hidupnya kepada orang lain. Dia akan kehilangan waktu, tenaga, pikiran, dan kekayaannya untuk turut serta terlibat dalam hidup orang lain dan selalu ”berada” pada setiap orang yang diperhatikannya.

Kehadiran dan keterlibatan Paulus di Efesus dalam menghadapi ajaran sesat, sungguh-sungguh dirasakan oleh setiap jemaat. Siang malam Paulus menasihati mereka bahkan dengan bercucuran air mata, agar mereka tetap berkomitmen pada kebenaran iman yang diajarkannya. Untuk jerih payahnya ini, Paulus tidak meminta balasan apa pun. Paulus mengatakan, ”Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.” Dengan memberi, orang itu akan dirasakan kehadirannya. Itulah hidup yang menampilkan ciri ”komunitas”.

Panggilan hidup berkomunitas menjadi inti pokok doa Yesus untuk para murid-Nya. Yesus berdoa agar kita hidup tidak untuk dunia, melainkan untuk berkomunitas dengan Allah dan sesama. Hidup berkomunitas dengan Allah, yang menjadi sumber kekuatan, menantang orang untuk bekerja keras dan konsisten antara kata dan perbuatan, mau menjadi orang yang proaktif dalam hidupnya tanpa mencari popularitas dan pujian, serta mau menjadi pelayan yang murah hati tanpa banyak menuntut dari orang lain.

Doa: Bapa, curahkan Roh Kudus-Mu agar aku tetap berkomitmen untuk setia pada iman Gereja-Mu di tengah segala macam ajaran sesat dan kenikmatan dunia ini. Amin.

sumber:Ziarah Batin 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar